Rabu, 03 Juli 2013

7 LAPISAN OSI LAYER

Posted by Unknown | 00.53 Categories:

7 LAPISAN OSI LAYER


1. PENGERTIAN OSI LAYER
OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Manfaat dari OSI Layer:
1. membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama.
2. membuat standarisasi yang dapat di pakai vendor untuk mengurangi kerumitan
3. standarisasi interfaces
4. modular engineering
5. kerjasama dan komunikasi tekhnologi yang berbeda
6. memudahkan pelatihan network
Model OSI terdiri dari 7 layer :
  • Application
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data Link
  • Physical



a. Layer Physical
Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi.
Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.

Network components:
* Repeater
* Multiplexer
* Hubs(Passive and Active)
* TDR
* Oscilloscope
* Amplifier
Protocols:
* IEEE 802 (Ethernet standard)
* IEEE 802.2 (Ethernet standard)
* ISO 2110
* ISDN
Fungsi Physical Layer adalah Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Fungsi Layer physical (Layer 1)
– Memindahkan bit antar devices
– Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed,
pin pada kabel
– Contoh : EIA/TIA-232, V.35, …

Contoh dari physical layer :
HUB


b. Data Link layer
Merupakan
layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima.
Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.
• Fungsi Datalink (Layer 2)
– Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame
– Menerima perangkat media berupa MAC Addressing
– Deteksi error dan recovery error
– Contoh : 802.3/ 802.2/ HDLC
• Menyediakan transmisi phisik dari data
• Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control
• Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunakan hardware address (MAC)
• Media Access Control (MAC), 24 bit vendor code dan 24
bit serial numbernya
• Menerjemahkan dari layer network diatasnya ke bit-bit
layer phisik dibawahnya
• Melakukan format pada pesan atau data menjadi
pecahan-pecahan (data frame)
• Menambahkan header yang terdiri dari alamat h/w
sources & destination (semacam informasi kontrol)
• Membentuk encapsulations yang membungkus data asli
• Encapsulations akan dilepas setelah paket di terima oleh
layer dibawahnya
• Layer inilah yang mengidentifikasi peralatan pada
network
• Pembungkusan ini akan berlanjut di hop lain sampai
paket sampai ke tujuan
• Paket tidak akan berubah sepanjang pengiriman
• Perangkat layer ini switch & bridge, yang membaca frame yang melaluinya.
• Akan meletakan hardware address dalam sebuah filter table dan akan mengingat port mana yang telah menerima frame tersebut.
• Menentukan lokasi peralatan & memetakan peralatan pada network
• Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka akanmelakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter tablenya.
.
Contoh dari Data Link Layer :
NIC / LAN Card

Network components:
* Bridge
* Switch
* ISDN Router
* Intelligent Hub
* NIC
* Advanced Cable Tester
Protocols:
Media Access Control:
Communicates with the adapter card
Controls the type of media being used:
* 802.3 CSMA/CD (Ethernet)
* 802.4 Token Bus (ARCnet)
* 802.5 Token Ring
* 802.12 Demand Priority
Logical Link Control
* error correction and flow control
* manages link control and defines SAPs
c. Network layer Merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat.
Fungsi Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
Fungsi lain dari Network (Layer 3)
- Logical Addressing
- Mengirimkan alamat network
- Contoh : IP, IPX
- Tidak peduli dimana lokasi suatu host berada & isi paket data yang dibawa, karena L3 hanya peduli dengan network itu berada dan cara terbaik untukmencapainya dan Menentukan lokasi network
- Mengangkut lalu lintas antar peralatanyang tidak terhubung secara lokal
Contoh dari Network layer:
B-router


Network components:
* Brouter
* Router
* Frame Relay Device
* ATM Switch
* Advanced Cable Tester
Protocols:
* IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
* IGMP;
* IPX
* NWLink
* NetBEUI
* OSI
* DDP
* DECnet

a. ICMP (Internet Control Message Protocol) bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memperhatikan perhatian khusus
b. ARP (Address Resolution Protocol) bertugas menemukan hardware address suatu host dengan alamat IP tertentu
c. RARP (Reverse Address Resolution Protocol) bertugas menerjemahkan hardware address menjadi IP address suatu host.
d. IP (Internet Protocol) bertugas untuk menyediakan cara terbaik untuk membawa datagram dari sumber ketujuan, tanpa memperdulikan apakah mesin yang bersangkutan berada pada jaringan yang sama atau tidak, atau apakah terdapat jaringan-jaringan lainnya antara sumber dengan tujuan atau tidak.

d. Transport layer Merupakan layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
FUNGSI LAYER TRANSPORT
  • Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling)
dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama
  • Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
  • Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan pada sebuah internetwork
  • Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing
  • Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network saja.
• Fungsi lain Layer Transport (Layer 4)
– Reliable atau unreliable delivery
– Multiplexing
– Contoh : TCP, UDP, SPX


Arti istilah Brouter dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Suatu alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge. Alat ini mengatur lewatnya data sesuai dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data lain.

Contoh dari transport layer :
B-router

Network components:
* Gateway
* Advanced Cable Tester
* Brouter
Protocols:
* TCP, ARP, RARP;
* SPX
* NWLink
* NetBIOS / NetBEUI
* ATP

a. TCP (Transmition Control Protocol) merupakan protokol yang bersifat connection oriented. Setiap byte pada koneksi TCP memiliki no urut 32 bitnya sendiri.
b. UDP merupakan protokol yang bersifat connectionless.
e. Session layer
Merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga mutu dari fungsi-funsi transport.
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
Fungsi Session Layer
• Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan session-session antar-layer diatasnya.
• Kontrol dialog antar peralatan / node.
• Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex,
half dulplex, full duplex)
• Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan
• Ex : SQL
Fungsi lain Layer Session (Layer 5)
– Mempertahankan data dari berbagai aplikasi
yang digunakan
– Contoh : OS dan Penjadwalan suatu aplikasi


Contoh dari Session layer:
Gateway


Network components:
* Gateway
Protocols:
* NetBIOS
* Names Pipes
* Mail Slots
* RPC

  • · NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application.

  • · NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager.
  • ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk

f. Layer presentation
dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi


Contoh dari Pressentation layer:
Gateway
Network components:
* Gateway
* Redirector
Protocols:
Virtual Terminal Protokol (VTP)
merupakan contoh dari protokol pada Presentation layer.
Fungsi dari VTP untuk presentasi layer adalah:
· Membuat dan memelihara struktur data
· Translating karakteristik terminal ke bentuk standard
g. Layer Application (Layer 7)
Layer ini adalah yang paling ‘cerdas’, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka (baca bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang kedua hal tersebut). Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application
Contoh dari Application layer:
Gateway
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
Fungsi lain Layer Presentation (Layer 7)
– Interface antara jaringan dan s/w aplikasi
– Contoh : Telnet, HTTP, FTP, WWW Browser, SMTP Gateway / Mail Client (eudora, outlook, thebat,…)
Network components:
* Gateway
Protocols:
* DNS; FTP
* TFTP; BOOTP
* SNMP; RLOGIN
* SMTP; MIME;
* NFS; FINGER
* TELNET; NCP
* APPC; AFP
* SMB
· SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol ini berfungsi menyederhanakan sistem network yang kompleks menjadi sederhana. Semua informasi tentang network akan ada di masing-masing kelompok yang ditaruh pada Management Information Base (MIB)
· FTP (File Transfer Protocol)
Protokol ini bertujuan untuk transfer suatu file atau bagian dari file dengan menggunakan FTP command yang dilakukan dengan menambah driver pada sistem operasi sehingga sistem operasi dapat digunakan secara interaktif oleh user saat online. Protokol ini sering kali mencakup layer 5,6, dan 7 bersama-sama sehingga berfungsi sebagai user application untuk langsung mengakses transport layer agar file terkirim.


----------------
sumber : http://dimasrachmanto.blogspot.com/2009/07/7-llapisan-osi-layer.html

Senin, 01 Juli 2013

Mikrotik routerOS adalah sytem operasi yang dapat menghubungkan Ethernet – Ethernet berbeda yang dapat menjalankan router network.  Mikrotik ini dapat dibuka dengan Winbox, telnet, web based. Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara konfigurasi mikrotik melalui winbox.
Winbox adalah suatu software yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi mikrotik dengan menggunakan antarmuka grafis  (GUI) dengan mudah dan cepat. Kita tidak perlu menghafal perintah – perintah Console.  Winbox ini dapat menggunakan Command Line Interface ( CLI ).  Untuk mendapatkan winbox biss didownload di www.mikrotik.co.id .
Fungsi winbox ini adalah :
  • Dapat mengatur mikrotik router, dhcp, NAT , dll
  • Dapat  mengatur berapa banyak  bandwite yang akan di beri pada jaringan internet  atau client
  • Dapat mengatur blokir sebuah situs yang berbahaya
Langkah – langkah konfigurasi mikrotik dengan winbox  menggunakan GUI :
1.  Siapkan router OS yang akan di install.
2. Kemudian kita mulai mengistall Mikrotik router OS. Ini adalah tampilan awal sebuah mikrotik router OS.
1
3.Agar lebih mudah memahami gambar di atas, saya akan memberikan keterangan untuk gambar di atas.
  • perintah ‘p’ digunakan untuk tombol ke atas.
  • perintah ‘n’ digunakan untuk tombol ke bawah
  • perintah ‘q’ digunakan untuk membatalkn installasi dan merestart ulang
  • perintah ‘I’ digunakan untuk menginstall  paket mikrotik
  • perintah Space bar digunakan untuk menandai salah satu paket mikrotik
  • perintah ‘a’ digunakan untuk menandai semua paket mikrotik
4. Pilih paket utama atau lebih baik semua paket di install dengan menggunakan perintah ‘a’.
2
5. Setelah semua paket di tandai (mark), kemudian tekan ‘I’ untuk mulai installasi Mikrotik Router OS. Lalu tekan y.
3
6. Setelah proses installasi Mikrotik router OS, tekan enter untuk merestart ( reboot ) Mikrotik Router OS.
4
7. Setelah itu akan muncul tampilan log in seperti di bawah ini. Kemudian ketik ” admin” password “tidak usah di isi”  lalu tekan tombol enter
5
8. Setelah proses installasi selesai. Kemudian kita buka winbox.
6
9.Di tampilan winbox, masukkan ip Mikrotik pada kolom connect to. Kemudian login :  “admin”
 password : “kosong “ lalu klik connect
7
10. Proses login ke winbox
8
11. Tampilan utama setelah login kedalam WinBox
9
12. Kemudian kita membuat ip address. Klik IP kemudian pilih address.
10
13. Ini adalah tampilan dari ip address. Kita dapat langsung memasukan ip address yang akan di gunakan.
  • Untuk menambah ip address  menggunakan tanda  +
  • untuk menghapus ip address menggunakan tanda
  • untuk mengaktifkan Ethernet menggunakan tanda √
  • untuk menonaktifkan Ethernet menggunakan tanda X
11
14. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
12
15. Ini daftar IP pada 2 ethernet
13
16. Untuk membuat gateway. Kita klik IP lalu pilih Routers
14
17. Kemudian isi gateway lalu klik apply lalu OK.
15
18. Ini adalah hasil routing yang telah di setting.
16
19. Masukkan DNS primary dan secondary DNS. Kita dapat menggunakan 1 DNS tapi untuk memudahkan kinerja computer kita menggunakan 2 DNS. Kemudian klik apply lalu OK.
17
20. Kemudian kita membuat ip firewall NAT. klik IP pilih firewall
18
21. Pilih tab generalpada NAT Rule. Lalu isi chain : “srcnat” Out-interface=ether1 (Ethernet yang langsung terhubung ke internet)
19
22. Langkah terakhir pilih tab action isi dengan “masquerade”. Klik Apply dan OK.
20

Penutup

Senin, 17 Juni 2013

Jalan-jalan ke Gunung Cireme

Posted by Unknown | 19.26 Categories:

Jalan-jalan ke Gunung Cireme: Bagaimana Caranya Pulang? Jilid 1

Di akhir tahun 2008 entah 2009 saya pertama kali mendaki gunung Ciremai bersama Cepong anak punk street itu. Dengan tanpa perencanaan yang begitu matang, saya langsung ajak Cepong. “Pong hayu ah urang ka Cireme!” sontak Cepong menjawab “Hayu Do”.
Nama saya di Mapala adalah Wardo. Seperti tradisi Mapala Bandung pada umumnya, seusai diklat kami memiliki nama lapangan. Sekonyong-konyong nama lapangan itu menggantikan nama resmi sehari-hari. Tak heran makanya antar sesama anggota kadangkala tak saling tahu nama aslinya. Sedangkan Cepong sendiri, di Mapala punya nama lapangan Tobus, tapi saya sendiri lebih senang memanggilnya Cepong.
Waktu itu hasrat saya mendaki gunung begitu kuat, karena kecewa melihat teman-teman mapala sekampus malah sibuk berorganisasi ria. Buat saya waktu itu, yang namanya mapala kerjaannya mesti blusukan ke hutan, mendaki gunung, lewati lembah, bersua dengan monyet, burung elang dan lain sebagainya di alam liar Indonesia yang indah ini. Berorganisasi atau kuliah mah nomer dua setelah kita bersyukur menghayati alam yang hijau nan indah ini. Begitu kira-kira pikir saya waktu itu.
Maka saya pun berangkat dari rumah menuju kampus Cibiru. Kami berdua bikin janji ketemuan di bunderan Cibiru. Cepong sudah menunggu di bunderan Cibiru saya datang agak sedikit telat. 


“Pong naek naon?”
“nek damri weh, aya da nu ka kuningan”
Kami pun naik Damri, waktu itu saya Cuma bawa uang 60 ribu sedangkan Cepong 30 ribu. Kesannya saya punya banyak uang di rumah, sedangkan yang dibawa Cuma 60 ribu, bukan gitu maksud saya, waktu itu saya Cuma punya uang 60 ribu tidak lebih dan Cepong Cuma punya 30 ribu. Singkat cerita kami pun sampai di kuningan, entah berapa ongkos damri pada waktu itu saya lupa lagi. Yang jelas waktu itu turun dari bis, saya dan Cepong naik angkot lagi.  Setelah dari angkot, saya dan Cepong kemudian naik ojeg ke kaki gunung Ciremai jalur Palutungan. Sampai di kaki gunung, sekitar pukul setengah enam sore.
Berhenti sejenak di pos registrasi untuk makan nasi timbel yang dibungkuskan mamah buat saya. Kalau tidak salah mamah membungkuskan tiga paket nasi timbel buat saya. Di pos registrasi, saya dan Cepong berhenti sejenak untuk makan nasi timbel. Seusai itu kami pun langsung derengdeng mendaki. Pendakian malam pun kami lakoni, gak mikir padahal waktu itu kami tak membawa peralatan buat malam hari seperti senter. Beruntung waktu itu saya bawa hape nokia yang mirip blekberi sudah kwerty dan ada lampu senternya.
Kami terus mendaki dengan satu-satunya senter hape yang ada. Terpeleset saya di jalan berbatu tepatnya di pos pangguyangan badak, hape saya ikut terpelanting, duwh padahal itu hape baru, buat ukuran saya itu hape tercanggih yang pernah saya punya bayangkan waktu itu belum usum blekberi. Perasaan takut bercampur sakit karena jatuh bercampur-campur. Pasalnya, saya melihat beberapa pasang mata hewan yang menyala di sekeliling kami, Cepong pun tahu tapi kami pura-pura saling tidak tahu.
Sebelum berangkat ke Ciremai tentu masing-masing dari kami cari informasi yang dibutuhkan dari internet. Termasuk cari informasi hewan buas apa saja yang hidup di hutan pegunungan Ciremai. Waktu itu kami menemukan ada dua hewan buas yang ternyata hidup di pugunungan Ciremai, yaitu anjing ajag dan macan (macan tutul dan macan kumbang). Kami kira beberapa pasang mata yang ada di sekeliling kami adalah macan atau anjing ajag yang sedang memperhatikan kami. Jantung saya berdegup kencang waktu itu antara takut dan rasa sakit bercampur-campur, beruntung ada bintang indah di langit menyamarkan perasaan tegang saya, saya pun mengusulkan untuk beristirahat pada Cepong, sambil melihat bintang, lama-kelamaan perasaan tegang itu pun sirna berganti perasaan nyaman dan tenang. Terima kasih Tuhan bisik saya dalam hati.
Sambil istirahat lantas Cepong mengusulkan untuk bikin kopi pake trangia. Saya pun mengeluarkan trangia untuk memasak air sampai mendidih. Pas dibuka ternyata bukan trangia yang saya dapat melainkan kompor kecil buat parasmanan. Kompor kecil, bayangkan ternyata itu kompor kecil parasmanan. Saya kira waktu itu, itulah yang disebut trangia. Ternyata bukan, air yang dimasak pun tidak sampai hangat-hangat acan. Haha
Entah di pos berapa kami pun memutuskan untuk mendirikan tenda. Alasan utamanya batre hape saya yang kami gunakan buat penerangan sudah habis. Terpaksa kami mendirikan tenda. Kami pun tidur berdua di tenda berkapasitas ideal tiga orang. Bangun sekitar pukul 8 pagi, langsung berkemas dan kami melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung Ciremai. Tak memakan waktu lama, pukul 10 kami sudah sampai di puncak. Jepret, jepret kami popotoan, kemudian segera turun lagi.
Di gua walet kami tersesat. Terutama saya malah keukeuh melabrak terus turun ke lembahan. Perbekalan menipis, yang tersisa Cuma air minum satu botol. Cepong segera sadar, mengingatkan saya untuk kembali ke jalur awal pas kami belum turun ke lembahan. Akhirnya saya pun sepakat untuk kembali ke jalur semula. Sesampainya di jalur semula kami baru sadar kekeliruan kami, harusnya kami belok kiri tidak lurus terus melabrak lembahan. Ah hampir saja kami tersesat.
Sekitar pukul 5 sore baru kami sampai di pemukiman, duit yang tersisa tinggal 10 ribu. Sementara perut kami lapar, beruntung saya membawa 2 liter beras, lantas kami berinisiatif tukar ini beras dengan makanan. Alhasil kami pun bisa makan gorengan dari transaksi barter.
Bagaimana Caranya Pulang?
Sekarang persoalannya adalah bagaimana caranya sampai di rumah? Saya sms Anin, akhirnya Anin susul kami ke Cirebon, ia sudah berada di Cirebon di rumah salah satu teman kami bernama Memet. Memet sekarang sudah menikah dan punya anak, entah cerita ini masih dia ingat atau sudah tidak. Terima kasih Memet sudah menampung kami, memberi makan kami, dan mentraktir kami makan tahu gejrot di Cirebon. Jujur itu kali pertama saya makan tahu gejrot.

Anin sudah di Cirebon sedangkan saya dan Cepong masih di kuningan, tepatnya sedang menghitung uang kalau-kalau tidak cukup untuk sampai ke terminal Cirebon. Karena ongkos ojeg dari kaki gunung Ciremai ke kota Kuningan begitu mahal dan uang kami mana mungkin cukup buat bayar itu ojeg, akhirnya kami memutuskan untuk cari tumpangan truk atau mobil kol buntung pengangkut sayuran. Tak berapa lama akhirnya ada juga yang sudi kasih kami tumpangan (pengalaman saya cari tumpangan kendaraan akan terulang lagi nanti seusai mendaki gunung Sindoro, faktanya di daerah jawa, cari tumpangan tak semudah di sini). Kami naik truk sayuran. Ah lega rasanya. Turun dari gunung membuat sayu serasa terbarukan, raganya dan mentalnya. Pantas saja, sehari-hari bergelut dengan asap knalpot dan riuhnya manusia kampus. Ditambah dengan angin gegelebugan yang kami rasakan di atas truk pengangkut sayur ini membuat suasana makin segar dan lega.
Akhirnya kami sampai juga di kota Kuningan. Dari situ kami naik bis metromini jurusan Cirebon. Perjalanan sekitar 1 jam sampai di terminal Cirebon. Di terminal Cirebon, Memet sudah menunggu. Di sini walaupun malam, panas sekali cuacanya. Selama dua hari; saya, Cepong dan Anin di tampung di rumah Memet. Di sini, Memet ajak saya berkunjung ke pelabuhan Cirebon, Keraton Kasepuhan, dan Keraton Kanoman.
Setelah mandi, bersih-bersih dan berkunjung ke tiga tempat tersebut. Esensi pertanyaan dari jalan-jalan kami sesungguhnya masih tetap sama yaitu “bagaimana caranya pulang?”. Parahnya kini setelah kami bertiga ada di Cirebon dan hendak pulang, uang kami khususnya uang Anin tinggal 20 ribu. Dengan asumsi bahwa naik kereta api ekonomi penuh dengan toleransi, biar pun Cuma punya uang 20 ribu kami tetep bisa sampai rumah. Atas dasar itu, alhasil kami bertiga woles aja. Itu uang Anin, uang saya dan Cepong tadi tinggal 10 ribu sudah habis dipake bayar bis dari Kuningan ke Cirebon.
Kemudian kami pun pulang, berpamitan kepada Memet dan orang tuanya. “Terima kasih Memet, sampai jumpa lagi”, teriak saya dalam hati. Rencananya, dari Cirebon kami akan naik kereta api ekonomi jurusan Cikampek, dari Cikampek kemudian baru ke Padalarang. Begitu rencananya.
Singkat cerita. Kami sampai di Cikampek malam-malam. Alhasil tidak lagi ada kereta menuju Padalarang terpaksa kami menginap di warnet, modusnya ngenet, padahal ikut tidur. Pagi-pagi baru ada kereta ke Padalarang. Di dalam kereta, kami bertiga dililit kebingungan “bagaimana caranya uang 5 ribu yang kami miliki sekarang bisa mengantar kami sampai rumah?”. Lantas kami mengatur strategi. Strategi yang akan kami terapkan adalah strategi klasik, yaitu sembunyi bila ada petugas karcis. Alhasil kami kejar-kejaran dengan petugas karcis. Kami sadar strategi ini punya kelemahan, yaitu saat kami terpojok tak ada lagi tempat lari. Plan B atau strategi B lantas kami selenggarakan, yaitu pura-pura tidur, kami sadar strategi ini pun memiliki kelemahan yaitu petugas pasti tahu kami sedang pura-pura tidur. Ternyata benar dua strategi yang kami galakan gagal total, akhirnya kami kena pentungan petugas. Beruntung petugasnya masih terbilang baik, kami masih diperkenankan mendiami ini kereta, itu pun setelah kami berbohong pada petugas, bahwasannya kami akan turun di Purwakarta.
Alhamdulillah akhirnya kami sampai juga di Padalarang. Dua teman saya; Cepong dan Anin memutuskan untuk tidak turun di Padalarang melainkan turun di stasiun Bandung. Akhirnya saya kasih uang saya yang ada di adik saya yang sudah menunggu di stasiun Padalarang ke mereka berdua. “Selamat jalan teman, mudah-mudahan selamat sampai tujuan”, teriak saya dalam hati.
Huftttt.......Semoga Anin Cepat-cepat kembali ke jalan yang benar mengingat sekarang ini dia jadi kacau ! Selamat Mendaki ! Mudah-mudahan Tulisan ini Menginspirasi 
Sumber : http://blogoga.blogspot.com/2013/06/jalan-jalan-ke-gunung-cireme-bagaimana_3308.html?spref=fb

Rabu, 12 Juni 2013



Konfigurasi DNS Server pada Debian 6 Squeeze DNS Server atau Domain Name System Server adalah sebuah teknik atau sistem di dunia Teknologi Informatika yang memungkinkan sebuah alamat IP dapat diakses dengan nama host. Misalnya adalah alamat IP 74.125.135.132 diubah menjadi sebuah nama host, yaitu gratisanterbaik.blogspot.com.
Fungsi DNS ini sangatlah penting untuk internet, karena dengan adanya Domain Name System ini, kita dimudahkan dengan banyak hal. Salah satunya adalah kemudahan menghafal sebuah nama host daripada sebuah alamat IP.


Install vim :
#apt-get install vim

Jika sudah, mulailah setting DNS Server :

1. Install pack DNS server terlebih dahulu.
    root@gratisanterbaik:# apt-get install bind9

2. Masuk ke direktori Bind.
    root@gratisanterbaik:# cd /etc/bind

3. Lihat semua file atau data yang ada di direktori bind.
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# ls

     bind.keys      db.empty        named.conf.default-zones     zones.rfd1918
     db.0              db.local           named.conf.local
     db.127          db.root            named.conf.options
     db.255          named.conf     rndc.key

4. Lakukan konfigurasi dengan memasukkan perintah :
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# vim named.conf.default-zones

         // prime the server with knowledge of the root servers
         zone "." {
           type hint;
           file "/etc/bind/db.root";
         };

        // be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
        // broadcast zones as per RFC 1912

        zone "localhost" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.local";
        };

        zone "127.in-addr.arpa" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.127";

        };
        zone "0.in-addr.arpa" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.0";
        };

        zone "255.in-addr.arpa" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.255";
        };


   Ubah scriptnya dari :

        zone "localhost" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.local";
        };

        zone "127.in-addr.arpa" {
           type master;
           file "/etc/bind/db.127";

        };

   Menjadi :

        zone "gratisanterbaik.com" {
           type master;
           file "db.sandi";
        };

        zone "192.in-addr.arpa" {
           type master;
           file "db.192";

        };


   Lalu save dengan "Ctrl+C" ":w" dan "Enter".

5. Copy/salin db.127 dan db.local dengan perintah :
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# cp db.127 db.192
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# cp db.local db.sandi

6. Pindahkan hasil salinan tersebut ke direktori /var/chache/bind dengan memasukkan perintah :
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# mv db.192 db.sandi /var/chache/bind
7. Masuk ke direktori /var/cache/bind dan lihat hasilnya.
    root@gratisanterbaik:/etc/bind# cd /var/cache/bind
    root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# ls
    db.192    db.sandi

8. Edit file db.192
    root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# vim db.192

           ;
           ; BIND reverse data file for local loopback interface
           ;
          $TTL    604800
          @       IN      SOA     localhost. root.localhost. (
                                   1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                           86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire

                         604800 )       ; Negative Cache TTL
           ;
          @           IN      NS        localhost.
           1.0.0    IN      PTR     localhost.


     Ubah script diatas menjadi :

               ;
           ; BIND reverse data file for local loopback interface
           ;
          $TTL    604800
          @       IN      SOA     gratisanterbaik.com. root.gratisanterbaik.com. (
                                   1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                           86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire

                         604800 )       ; Negative Cache TTL
           ;
          @                 IN      NS     gratisanterbaik.com.
          168.2.50    IN      PTR    gratisanterbaik.com.

    Lalu save dengan "Ctrl+C" ":w" dan "Enter".

9. Edit file db.sandi
    root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# vim db.sandi

           ;
               ; BIND data file for local loopback interface
               ;
              $TTL    604800
              @       IN      SOA     localhost. root.localhost. (
                                   1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                           86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
               ;
              @               IN      NS      localhost.
              @               IN      A        127.0.0.0

       Ubah script diatas menjadi :

               ;
               ; BIND data file for local loopback interface
               ;
              $TTL    604800
              @       IN      SOA     gratisanterbaik.com. root.gratisanterbaik.com. (
                                   2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                           86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
               ;
              @               IN      NS      gratisanterbaik.com.
              @               IN      A        192.168.2.50                                              <<< IP address

              www           IN      A        192.168.2.50                                              <<< IP address

       Lalu save dengan "Ctrl+C" ":w" dan "Enter".

10. Masuk ke resolv.conf
      root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# vim /etc/resolv.conf

      Masukkan :

      domainserver gratisanterbaik.com
      nameserver 192.168.2.50
      search domain gratisanterbaik.com

      Lalu Save.

11. Lakukan restart Bind
      root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# /etc/init.d/bind9 restart

12. Install pack DNS Server yang lainnya.
      root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# apt-get install apache2 php5

13. Cek konfigurasi apakah sudah berhasil atau belum.
      root@gratisanterbaik:/var/cache/bind# nslookup gratisanterbaik.com
      Server:       192.168.2.50
      Address:     192.168.2.50#53

      Name:         gratisanterbaik.com
      Address:     192.168.2.50

14. Jika sudah seperti diatas, maka konfigurasi DNS berhasil.
15. Untuk memastikan cek di web browser dan masukkan domain gratisanterbaik.com , jika
      terdapat bacaan "It Works" maka konfigurasi DNS anda telah berhasil.


sumber : http://www.gratisanterbaik.com/2013/03/konfigurasi-dns-server-di-debian-6.html
Bagi kamu yang punya netbook atau laptop mini yang tidak mempunyai DVD/CD-ROM, pasti akan kesulitan untuk melakukan install ulang sistem operasi. Karena umumnya untuk melakukan install ulang diperlukan DVD/CD-ROM, padahal kamu tidak memiliki itu. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Flashdisk. Daripada membeli DVD/CD-ROM portable yang mahal harganya mending pake Flashdisk kan?
Kamu hanya membutuhkan 2 hal untuk dapat menginstall Windows XP dari Flashdisk. Untuk install Windows XP dengan Flashdisk di netbook yang perlu kamu lakukan adalah, mengubah Flashdisk menjadi bootable supaya komputer bisa booting melalui Flashdisk. Mengubah Flashdisk menjadi bootable bisa kamu lakukan dengan software Rufus, WinToFlash atau manual tanpa software. Setelah itu ada satu hal lagi yang kamu butuhkan, yaitu file ISO dari Installer Windows XP.

Kali ini WinPoin akan menggunakan software Rufus karena lebih mudah digunakan. Yang perlu kamu lakukan untuk pertama kalinya adalah menyiapkan flashdisk kosong, untuk dibootable terlebih dahulu.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Setelah Flashdisk kosong sudah siap, kini kamu hanya perlu membuka Rufus. Rufus akan mendeteksi secara otomatis Flashdisk yang terpasang pada komputer kamu, jangan ubah settingan apapun dari Rufus tersebut.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Kemudian klik gambar CD yang berada di sebelah ISO Image, dan pilih file ISO dari Installasi Windows XP.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Jika sudah selesai tinggal tekan Start.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Proses ini akan membutuhkan waktu yang lama jadi kamu harus cukup bersabar.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Setelah proses selesai maka kamu bisa langsung ke tahap selanjutnya.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Lakukan booting pada netbook atau laptop yang ingin kamu install, dan pergi ke Boot Menu (Tiap BIOS berbeda-beda tombol Boot Menu-nya, di gambar bawah ini WinPoin menggunakan ESC).
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Kemudian pilih boot device yang belum pernah kamu lihat sebelumnya.
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Terakhir install seperti proses installasi pada umumnya, perlu kamu catat karena ini menggunakan Flashdisk jadi proses installasi akan berlangsung lebih lama dari biasanya jadi kamu harap-harap bersabar ya.

Mudah bukan menginstall Windows XP dari Flashdisk? Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu pengguna laptop, netbook atau pengguna device lain yang tidak memiliki DVD/CD-ROM.

sumber : http://winpoin.com/cara-install-windows-xp-dengan-flashdisk-dilengkapi-gambar-2/